Daily Research 13 Februari 2026

Pada perdagangan Kamis 12 Februari 2026, IHSG ditutup pada level 8.265,35 melemah -0,31%. Transaksi IHSG sebesar Rp23,85 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp2,03 Triliun di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka bergerak menguat tetapi melemah hingga ditutup negatif. Pasar saham melemah tertekan karena koreksi emiten konglomerasi yang ditengarai karena aksi taking profit setelah menguat dalam 1 minggu terakhir. Rupiah yang melemah dan bahkan terdalam di regional Asia menjadi sentimen negatif tambahan dari pasar. Sentimen penurunan outlook negatif Indonesia oleh Moody’s Rating menjadi salah satu kekhawatiran pelaku pasar yang khawatir terjadi efek domino di pasar surat utang dan pasar saham Indonesia. Hal ini terlihat dari arus dana asing yang terus keluar dari pasar modal Indonesia. Pada perdagangan Jumat 13 Februari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.070 – 8.400. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti ESSA, LPKR, dan NICL.


Lastest Post