Daily Research 16 Maret 2026

Pada perdagangan Jumat 13 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.137,21 melemah -3,05%. Transaksi IHSG sebesar Rp14,05 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp221 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham bergerak melemah tajam hingga penutupan. Pasar terkoreksi tajam ditengarai akibat aksi taking profit pelaku pasar menjelang libur panjang serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Di tengah harga minyak kembali mendekati US$100 per barel, meningkatkan risiko inflasi global dan volatilitas pasar keuangan. Kenaikan ini berpotensi memberi tekanan pada rupiah serta memperbesar beban subsidi energi dalam APBN. Pemerintah memberikan ruang untuk meningkatkan batas defisit APBN menjadi diatas 3%. Kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan domestik tersebut diperkirakan meningkatkan volatilitas IHSG dalam jangka pendek terutama pada sektor energi, transportasi, dan perbankan. Pada perdagangan Senin 16 Maret 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 6.744 – 7.225. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti INDY, RMKE, dan CITA.


Lastest Post