Profindo Trading Idea 181203

Selamat pagi,

Wall Street pada perdagangan Jumat waktu setempat kompak ditutup menguat dibayangi optimisme investor mengenai kemajuan terkait sektor perdagangan dalam pertemuan Antara Amerika Serikat (AS) dan China. Adapun, setelah penutupan perdagang dilaporkan bahwa hasil pertemuan tersebut membuahkan hasil positif yakni Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menjaga perang dagang mereka dan berjanji untuk menahan sementara pengenaan tarif baru Dow Jones +0.79%, S&P 500 +0.82%, dan Nasdaq +0.79%.

Bursa Eropa berakhir melemah tipis dikarenakan para investor wait and see hasil pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Saham sektor Mobil dan sumber daya dasar memimpin penurunan di bursa Eropa. Dax -0.36%, CAC 40 -0.05%, FTSE 100 -0.83%, dan Stoxx 600 -0.17%.

Harga minyak mentah ditutup melemah dipicu kekhawatiran pasokan yang berlebih setelah EIA melaporkan bahwa Produksi minyak mentah AS naik sekitar 129.000 bpd pada bulan September ke rekor baru sekitar 11,5 juta bpd. Selain itu, penurunan harga minyak juga disebabkan penguatan Dolar AS. Meskipun demikian, penurunan harga minyak tertahan dipengaruhi adanya harapan bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia akan menyetujui rencana pemotongan produksi pada 6 Desember depan.

IHSG pada perdagangan Jumat lalu ditutup melemah terutama ditekan melemahnya sektor keuangan dan industri dasar. Selain itu, IHSG juga tertekan akibat aksi jual asing senilai Rp 1.40 triliun dengan saham ITMA dan BBNI menjadi net top seller, sedangkan saham TKIM dan PTBA menjadi net top buyer. Kami memperkirakan Indeks pada hari ini bergerak mixed namun cenderung menguat dengan range pergerakan 6028-6129.Saham yang diperhatikan adalah PGAS (buy), ZINC (buy), ELSA (buy), ASII (SoS), UNVR (buy), dan TKIM (buy)

DISCLAIMER ON

 


Lastest Post