Daily Research 20 Februari 2026

Pada perdagangan Kamis 19 Februari 2026, IHSG ditutup pada level 8.274,08 melemah -0,43%. Transaksi IHSG sebesar Rp26,24 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp245 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka menguat dilanjutkan melemah hingga ditutup negatif. Koreksi tajam dari emiten Bank serta emiten konglomerasi Prajogo Pangestu menjadi pemberat IHSG ditengah euforia emiten pertambangan Mineral serta Batu Bara. Kebijakan pemerintah untuk memotong produksi pertambangan menjadi sentimen positif yang diharapkan dapat menaikkan harga acuan. Bank Indonesia mengumumkan menahan suku bunga acuan di level 4,75%. Pada perdagangan Jumat 20 Februari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.160 – 8.400. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti BSSR, KIJA, dan NAIK.


Lastest Post