TRADING_IDEA_130121

PROFINDO RESEARCH 13 Januari 2021

 

Wall Street ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa 12 Januari 2021. Saham-saham di perusahaan kecil melonjak karena investor menyukai pasar yang lebih sensitif secara ekonomi karena mereka bertaruh pada pemulihan ekonomi pada tahun 2021. Indeks Dow Jones +0.19%, S&P500 +0.44% dan Nasdaq +0.28%.

 

Bursa Eropa berakhir flat cenderung melemah didorong oleh pertimbangan kekhawatiran investor terkait lockdown yang juga dibarengi dengan ekspektasi tambahan stimulus di US. Indeks FTSE 100 -0.80%, DAX -1.09%, CAC 40 -0.78%.

 

Bursa Asia ditutup mixed setelah investor melakukan wait and see menunggu hasil laporan keuangan periode 2020 dan perkembangan dari Wall Street untuk menentukan arah. HSI +0.11%, Nikkei +0%, KOSPI -0.12.%

 

Harga emas dunia ditutup menguat setelah turun signifikan pada perdagangan awal minggu. Pelemahan Emas, ditopang oleh menguatnya US Dollar. Minyak dunia ditutup menguat signifikan setelah cadangan minyak yang berkurang sebanyak 5.28M barrel. Harga batubara menguat mencapai rekor tertinggi setelah permintaan China meningkat. Gold +0.22%, WTI Oil -1.95%, Brent Oil 1.92% Coaf Feb 21 6.36%

IHSG pada perdagangan 12 Januari 2021 ditutup pada level  6395 atau menguat 0.20%. IHSG tidak berhasil menembus resisten pada level 6421 dan terbentuk candle doji. Sektor Finance dan Properti menjadi penggerak IHSG. Pada perdagangan 13 Januari 2021, IHSG diprediksi rawan profit taking dan bergerak melemah untuk menguji support pada level 66330, dengan resisten pada level 6330.

Saham saham yang dapat diperhatikan antara lain BEST, BMRI, CTRA, INDY, RALS, TKIM.

 


Lastest Post