Daily Research 1 Februari 2023

Profindo Research 1 Februari 2023

Bursa Saham Amerika menguat Selasa (31/1) mengakhiri bulan Januari di zona hijau. Investor mencerna hasil yang sebagian besar lebih baik dari perkiraan dimana fokus utama adalah pada keputusan Federal Reserve yang akan dirilis pada hari Rabu.

DJIA +1.09%, S&P500 +1.46%, Nasdaq +1.67%

 

Bursa Eropa mayoritas menguat tipis pada Selasa (31/1) investor masih menunggu rilis angka pertumbuhan kuartal empat dari zona euro, menunggu keputusan suku bunga bank sentral minggu ini, dan serangkaian pendapatan perusahaan baru.

Dax +0.01%, FTSE 100 -0.17%, CAC40 +0.01%

 

Bursa Asia-Pasifik kompak melemah pada Selasa (31/1) investor bersiap menghadapi minggu yang penuh dengan acara penting seperti Pertemuan Bank Sentral, laporan pendapatan, dan data ekonomi penting AS. Investor berekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps.

Nikkei -0.39%, HSI -1.03%, Shanghai -0.42%, Kospi -1.00%.

 

Harga emas melemah di level $1943 pada Selasa (31/1). Harga minyak WTI menguat pada Selasa (31/1) karena permintaan terhadap US Crude dan produk petroleum meningkat di November.

Gold -0.07%, WTI Oil +1.45%.

 

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG pada perdagangan Selasa 31 Januari 2023 ditutup pada level 6839 melemah sebesar 0.48%. Seperti yang diprediksi sebelumnya IHSG masih melanjutkan pelemahan mengikuti bursa global yang melemah. Nampaknya investor masih menanti akan rilis data ekonomi terutama The Fed meeting terkait kebijakan moneter. Transaksi IHSG sebesar 12.20 T, asing net sell 5.0 T. Sektor kesehatan menjadi pemberat bagi IHSG dengan pelemahan sebesar 1.07%. Pada perdagangan Rabu 1 Februari 2023, IHSG diprediksi akan kembali melemah terbatas. Saham-saham yang dapat diperhatikan ANTM, HRUM, EXCL, DEWI, CMNT, ASII.

Disclaimer on


Lastest Post