Daily Research 05 Januari 2024

Profindo Research 05 Januari 2024

Bursa Saham Amerika bergerak melemah pada SKamis (04/01), yang dipicu oleh tingginya valuasi dan ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve yang akhirnya ketidakpastian ini membuat para investor khawatir bahwa pasar terlalu optimis.

DJIA +0.03%, Nasdaq -0.56%, S&P500 -0.34%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Kamis (04/01).

FTSE 100 +0.53%, Dax +0.48%, CAC40 +0.52%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada Kamis (04/01), didorong oleh Dokumen FOMC Minutes yang merupakan naskah petemuan kebijakan The Fed bulan lalu, mengubur harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Nikkei -0.53%, HSI -0.00%, Shanghai -0.43%

 

Harga emas menguat ke level $2050 pada Kamis (04/01), Harga minyak WTI melemah di level $72.70 pada Kamis (04/01).

Gold +0.35%, WTI Oil -0.70%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

Pada perdagangan Kamis 04 Januari 2024, IHSG ditutup pada level 7359.76 menguat +1.11%. IHSG yang bergairah terjadi di tengah lesunya bursa saham global. Hal ini karena investor di global cenderung menahan selera risikonya. Mereka bimbang akan seberapa cepat pemangkasan suku bunga acuan diberlakukan. Hal ini karena hanya sedikit informasi yang diberikan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dalam risalah pertemuan Desember lalu terkait kapan penurunan suku bunga akan dimulai.

Transaksi IHSG sebesar 9.8 T serta asing net buy sebesar1.30 T. Secara sektoral, sektor transportasi, sektor keuanfan dan sektor energi menjadi penopang terbesar IHSG. sementara dari saham juga turut menopang IHSG antara lain saham BMRI, BBRI, BBNI, BBCA, ASII dan ICBP

Pada perdagangan Jumat 05 Januari IHSG diperkirakan akan kembali menguat pada rentan 7123 - 7374. Saham- saham yang dapat diperhatikan ADRO, WINS, ICBP, NICL.

Profindo Research 05 Januari 2024

Bursa Saham Amerika bergerak melemah pada SKamis (04/01), yang dipicu oleh tingginya valuasi dan ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve yang akhirnya ketidakpastian ini membuat para investor khawatir bahwa pasar terlalu optimis.

DJIA +0.03%, Nasdaq -0.56%, S&P500 -0.34%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Kamis (04/01).

FTSE 100 +0.53%, Dax +0.48%, CAC40 +0.52%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada Kamis (04/01), didorong oleh Dokumen FOMC Minutes yang merupakan naskah petemuan kebijakan The Fed bulan lalu, mengubur harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Nikkei -0.53%, HSI -0.00%, Shanghai -0.43%

 

Harga emas menguat ke level $2050 pada Kamis (04/01), Harga minyak WTI melemah di level $72.70 pada Kamis (04/01).

Gold +0.35%, WTI Oil -0.70%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Kamis 04 Januari 2024, IHSG ditutup pada level 7359.76 menguat +1.11%. IHSG yang bergairah terjadi di tengah lesunya bursa saham global. Hal ini karena investor di global cenderung menahan selera risikonya. Mereka bimbang akan seberapa cepat pemangkasan suku bunga acuan diberlakukan. Hal ini karena hanya sedikit informasi yang diberikan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dalam risalah pertemuan Desember lalu terkait kapan penurunan suku bunga akan dimulai.

Transaksi IHSG sebesar 9.8 T serta asing net buy sebesar1.30 T. Secara sektoral, sektor transportasi, sektor keuanfan dan sektor energi menjadi penopang terbesar IHSG. sementara dari saham juga turut menopang IHSG antara lain saham BMRI, BBRI, BBNI, BBCA, ASII dan ICBP

Pada perdagangan Jumat 05 Januari IHSG diperkirakan akan kembali menguat pada rentan 7123 - 7374. Saham- saham yang dapat diperhatikan ADRO, WINS, ICBP, NICL.

Disclaimer On


Lastest Post