Daily Research 15 Januari 2026

Pada perdagangan Rabu 14 Januari 2026, IHSG ditutup pada level 9.032,58 menguat +0,94%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,3 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,1 Triliun di Pasar Reguler. Pasar saham bergerak menguat didorong oleh lanjutnya peningkatan dari sektor komoditas, seperti emiten nikel, emas, hingga timah. Rebound dari koreksi beberapa emiten konglomerasi menjadi salah satu penggerak IHSG kembali menghijau mencapai titik tertinggi sepanjang masa bertahan diatas level 9.000. Pembelian terbesar asing di emiten berbasis emas seperti ARCI, ANTM, PSAB, hingga BRMS setelah harga emas dunia sudah mencapai level tertinggi di $4600/oz. Supercycle commodity diperkirakan terus berjalan selama masih terjadi ketidakpastian geopolitik antar negara-negara besar yang bergantung terhadap komoditas untuk kebutuhan bahan baku pembuatan teknologi. Pada perdagangan Kamis 15 Januari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.920 – 9.090. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti MTEL, INDR, dan BWPT.


Lastest Post