Daily Research 31 Januari 2024

Profindo Research 31 Januari 2024

Bursa Saham Amerika bergerak bervariasi pada Selasa (30/01), di picu oleh pasar menunggu serentetan rilis pendapatan perusahaan besar dan Federal Reserve mangadakan pertemuan kebijakan moneternya.

DJIA +0.35%, Nasdaq -0.76%, S&P500 -0.06%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Selasa (30/01). Seiring melonjaknya saham sektor perbanakan.

FTSE 100 +0.44%, Dax +0.18%, CAC40 +0.48%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada Selasa (30/01). B ursa Asia mayoritas menguat kecuali pasar Hongkong karena investor terus bergulat dengan dampak dari perintah likuidasi Evergrande.

Nikkei +0.11%, HSI -2.33%, Shanghai -1.83%

 

Harga emas menguat ke level $2054.50 pada Selasa (30/01), Harga minyak WTI menguat di level $77.81 pada Selasa (30/01).

Gold +0.16%, WTI Oil +1.10%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Selasa 30 Januari 2024, IHSG ditutup pada level 7192.22 menguat +0.49%, namun IHSG masih belum mampu menembus level prikologisnya di 7200.

IHSG kembali menguat di tengah sedikit meredanya ketidakpastian di global pada hari ini. Namun investor masih mencerung wait and see menanti sikap bank sentral Amerika Serikat pada hari kamis dini hari waktu Indonesia. Penguatan IHSG di topang oleh kenaiakan empat saham big bank BBRI< BMRI, BBCA dan BBNI.

Transaksi IHSG sebesar 10 T serta asing net buy sebesar 449 M. Secara sektoral, sektor Teknologi menjadi penopang IHSG pada akhir perdagangan. sementara dari saham BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, GOTO, AMMN, ASII yang turut menopang pergerakan IHSG.

Pada perdagangan Rabu 31 Januari, IHSG diprediksi akan bergerak kembali menguat pada rentan 7230 - 7255. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti BSDE, GJTL, BNGA, NISP.

Disclaimer On


Lastest Post