Daily Research 31 Mei 2023

Profindo Research 31 Mei 2023

Bursa Saham Amerika bergerak beragam pada Selasa (30/5), didorong oleh aksi waspada investor terhadap kebijakan lanjutan Congress US mengenai batas atas utang US.

DJIA -0.15%, S&P500 +0.00%, Nasdaq +0.32%

 

Bursa Saham Eropa bergerak melemah pada Selasa (30/5), didorong oleh kekhawatiran investor terhadap kebijakan batas atas utang US yang akan diproses oleh Congress.

Dax -0.27%, FTSE 100 -1.38%, CAC40 -1.29%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak menguat pada Selasa (30/5), didorong oleh optimisme investor terhadap kesepakatan batas atas utang US sehingga meredakan persaingan panas antara Beijing dan Washington.

Nikkei +0.30%, HSI +0.24%, Shanghai +0.09%

 

Harga emas menguat ke level $1977 pada Selasa (30/5), Harga minyak WTI melemah ke level $69.61 pada Selasa (30/5).

Gold +0.78%, WTI Oil -4.57%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Selasa 30 Mei 2023, IHSG ditutup pada level 6636.42 melemah -0.67%. IHSG dibuka di zona merah kemudian menguat hingga memasuki zona hijau tetapi kembali melemah memasuki zona merah hingga penutupan pasar. Secara teknikal, IHSG melanjutkan penurunannya dengan harga dibawah EMA 10, 20, dan 200. Indikator StochRSI dan MACD masih mengalami pelemahan.

Transaksi IHSG sebesar 9.232 T serta asing net buy sebesar 431.79 M. Penurunan dari saham BYAN yang memiliki bobot 5.67% dari IHSG menjadi pendorong pelemahan IHSG. Pada perdagangan Rabu 31 Mei 2023, IHSG diprediksi akan kembali melemah menuju support 6610. Saham-saham yang dapat diperhatikan ADMR, ANTM, ITMG, EMTK, BFIN, dan CARS.

Disclaimer On.


Lastest Post