2026-04-01 14:08:45 | category : BIS | company id : EKOM
09050912 IQPlus, (1/4) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan komoditas emas mengalami deflasi pada Maret 2026 setelah konsisten mencatatkan inflasi selama 30 bulan berturut-turut. "Komoditas emas perhiasan mengalami deflasi. Selama 30 bulan berturut-turut mengalami inflasi, baru saat ini komoditas emas mengalami deflasi," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers Rilis BPS di Jakarta, Rabu. Tingkat deflasi emas pada Maret 2026 tercatat sebesar 1,17 persen (month-to-month/mtm) dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,03 persen. Dengan rekor deflasi tersebut, emas perhiasan menjadi komoditas yang memberikan andil deflasi terdalam terhadap kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan kontribusi deflasi sebesar 0,37 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pun menjadi salah satu kelompok utama penyumbang deflasi Maret 2026, dengan tingkat deflasi sebesar 0,21 persen dan andil deflasi sebesar 0,01 persen. BPS mencatat tingkat deflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Maret 2026 merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir. Adapun inflasi bulanan pada Maret 2026 turun menjadi 0,41 persen (mtm) dari sebelumnya 0,68 persen (mtm) pada Februari 2026. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat dari 110,57 pada Februari 2026 menjadi 110,95 pada Maret 2026. Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 1,07 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,32 persen. Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok pengeluaran tersebut adalah ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng serta daging sapi. Selain itu, terdapat komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada Maret 2026, di antaranya tarif angkutan udara dan emas perhiasan, masing-masing sebesar 0,03 persen. Sedangkan secara tahunan, perekonomian Indonesia mengalami inflasi sebesar 3,48 persen (year-on-year/yoy). Adapun inflasi tahun kalender tercatat 0,94 persen (year-to-date/ytd). (end)
| Tanggal | Category | Headline | Details |
|---|---|---|---|
| 2026-04-01 14:08:45 | BIS | BPS : KOMODITAS EMAS ALAMI DEFLASI PADA MARET 2026 | 09050912 IQPlus, (1/4) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan komoditas emas mengalami deflasi pada Maret 2026 setelah konsisten mencatatkan infla... Readmore |
| 2026-04-01 14:09:57 | BIS | PERMADI RACHMAT KURANGI KEPEMILIKAN SAHAM ESSA | 09050965 IQPlus,(1/4) - T. Permadi Rachmat selaku pemegang saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya... Readmore |
| 2026-04-01 14:15:29 | BIS | IMPOR LNG ASIA ALAMI PENURUNAN TAJAM BULAN LALU | 09051310 IQPlus, (1/4) - Impor gas alam cair (LNG) Asia turun paling banyak dalam lebih dari tiga tahun terakhir pada bulan lalu karena konflik di T... Readmore |
| 2026-04-01 14:22:04 | BIS | TELKOM AI CENTER MAKASSAR JADI MOTOR BARU INOVASI DIGITAL | 09051574 IQPlus, (1/4) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)... Readmore |
| 2026-04-01 14:26:16 | BIS | MENDAG: KEYAKINAN KONSUMEN DI LEVEL OPTIMIS SELAMA PERIODE LEBARAN | 09051915 IQPlus, (1/4) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melaporkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi nasional tetap berada pada... Readmore |