Daily Research 14 April 2026

Pada perdagangan Senin 13 April 2026, IHSG ditutup pada level 7.500,19 menguat +0,56%. Transaksi IHSG sebesar Rp18,12 Triliun serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp239 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham ditutup menguat setelah sempat bergerak fluktuatif di zona merah pada sesi pembukaan. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen negatif dari kegagalan perundingan damai Amerika Serikat-Iran yang menekan bursa Asia, namun berhasil diimbangi oleh aksi beli pada saham saham konglomerasi khususnya di sektor energi dan infrastruktur. IHSG diprediksi masih akan bergerak bergejolak (volatile) dengan kecenderungan konsolidasi terbatas seiring sikap hati-hati investor menanti kepastian geopolitik lebih lanjut. Sentimen global yang akan berdampak signifikan adalah rencana blokade Selat Hormuz oleh militer AS yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia dan kekhawatiran disrupsi pasokan energi global. Sementara itu, dari level domestik, pasar akan mencermati dampak pelemahan nilai tukar Rupiah serta rilis proyeksi pertumbuhan ekonomi terbaru dari lembaga internasional yang mulai merevisi turun pertumbuhan Indonesia akibat beban fiskal dari kenaikan harga komoditas energi. Pada perdagangan Selasa 14 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.300 – 7.650. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti SMRA, BKSL, dan BOAT.


Lastest Post