Daily Research 13 April 2026

Pada perdagangan Jumat 10 April 2026, IHSG ditutup pada level 7.458,49 menguat +2,07%. Transaksi IHSG sebesar Rp18,12 Triliun serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp239 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham Indonesia ditutup menguat tajam didukung oleh kenaikan tinggi dari emiten konglomerasi dan rebound pada saham perbankan. Pergerakan IHSG pada hari tersebut dipengaruhi oleh sentimen global berupa stabilisasi harga minyak dan meredanya kekhawatiran eskalasi konflik Amerika Serikat–Iran karena akan dilakukan perundingan di akhir minggu. Untuk minggu ini, IHSG berpotensi bergerak terkoreksi setelah kenaikan tajam IHSG serta gagalnya perundingan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran di akhir pekan. Dari sisi global, pasar akan mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve serta perkembangan geopolitik Timur Tengah yang dapat kembali memengaruhi harga minyak dan sentimen risiko. Sementara dari domestik, perhatian investor tertuju pada pergerakan rupiah, arus dana asing, serta kebijakan pemerintah terkait stabilitas fiskal dan energi. Pada perdagangan Senin 13 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.120 – 7.380. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti JSMR, NICL, dan CBRE.


Lastest Post