Pada perdagangan Rabu 8 April 2026, IHSG ditutup pada level 7.279,21 menguat +4,42%. Transaksi IHSG sebesar Rp22,86 Triliun serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp573 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham Indonesia ditutup menguat tajam setelah resminya gencatan senjata antara Amerika Serikat dengan Iran sepanjang 2 minggu kedepan. Pasar merespon optimis dengan naiknya sebagian besar saham-saham bluechip hingga konglomerasi, tetapi koreksi pada saham berbasis energi setelah harga minyak dunia melemah mencapai level dibawah $100/barrel. Dari domestik, nilai rupiah yang menguat tipis menjadi level Rp17.011/US$, memberikan euforia pasar akan terjadinya bullish IHSG dengan potensi inflow ke emerging market serta berkurangnya foreign exchange risk bagi investor asing. Pada perdagangan Kamis 9 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.120 – 7.380. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti MBMA, SMDR, dan BNBR.