Daily Research 20 Februari 2025

Bursa Saham Amerika ditutup menguat pada Rabu (19/02).

DJIA +0.16%, Nasdaq +0.07%, S&P500 +0.24%

                                                  

Bursa Saham Eropa ditutup melemah pada Rabu (19/02).

FTSE 100 -0.62%, Dax -1.80%, CAC40 -1.17%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Rabu (19/02).

Nikkei -0.27%, HSI -0.14%, Shanghai +0.81%

 

Harga emas melemah ke level pada Rabu (19/02), Harga minyak Brent menguat di level $72.75 pada Rabu (19/02).

Gold -0.44%, Brent Oil +0.56%

 

Pada perdagangan Rabu 19 Februari 2025, IHSG ditutup pada level 6794.87 melemah -1.14%.

 

IHSG ditutup melmah setelah Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5.75%.

Mengutip Refinitiv, hanya tiga sektor yang berada di zona hijau, yakni teknologi (1,77%), bahan baku (1,53%), dan energi (0,11%). Finansial menjadi sektor yang paling memberatkan IHSG, dengan penurunan 2,65%. Lalu disusul sektor kesehatan (-1,45%), konsumer primer (-1,41%), konsumer non-primer (0,73%), utilitas (0,53%), properti (0,29%), dan industri (0,2%). 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan bank sentral mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%. Perry juga melanjutkan untuk suku bunga deposit facility tetap di 5% dan suku bunga lending tetapi di 6,5%.

Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga agar perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,5% plus minus 1%

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Transaksi IHSG sebesar 12.178  T serta asing mencatatkan net sell sebesar 1.13 T di All Market. Secara sektoral,sektor cyclical menjadi penopang IHSG. Pada perdagangan Kamis 20 Februari IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan yang bergerak pada rentang 6742 – 6950.  Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti MAPA, ESSA, PGEO.

Disclaimer On


Lastest Post