Daily Research 30 Januari 2026

Pada perdagangan Kamis 29 Januari 2026, IHSG ditutup pada level 8.232,20 melemah -1,06%. Transaksi IHSG sebesar Rp68,18 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp5,11 Triliun di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka melemah tajam hingga terjadi trading halt dan lanjut melemah sampai -10% yang kemudian bergerak menguat hingga tersisa -1,06%. Penurunan ekstrim terjadi karena aksi panic selling lanjutan pada emiten konglomerasi yang menyebabkan efek domino pada emiten berkapitalisasi besar lainnya. Menguatnya pasar menjelang siang hari disebabkan kembalinya optimisme pasar setelah Bursa, OJK, hingga Menteri Keuangan memberikan tanggapan akan memperbaiki kondisi pasar modal Indonesia seperti meningkatkan free float di level minimum 15%, membuka data investor dengan kepemilikan dibawah 5%, hingga percepat Demutualisasi BEI. Pada perdagangan Jumat 30 Januari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.100 – 8.350. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti AMMN, ULTJ, dan GZCO.


Lastest Post