News

AS BERSIAP BERLAKUKAN TARIF BERTINGKAT IMPOR BAJA DAN ALUMINIUM

2026-04-02 09:06:47 | category : BIS | company id : INEW

09132794 IQPlus, (2/4) - Pemerintahan Trump sedang bersiap untuk menguraikan sistem bertingkat untuk tarif luasnya pada produk baja dan aluminium dalam upaya untuk menyederhanakan proses yang telah menghantui perusahaan-perusahaan Amerika selama berbulan-bulan. AS akan mempertahankan tarif 50 persen pada sejumlah besar produk turunan di mana bea masuk akan dihitung berdasarkan nilai barang impor sebenarnya, menurut beberapa orang yang mengetahui masalah ini dan berbicara dengan syarat anonim untuk merinci rencana tersebut. Banyak produk lain akan dikenakan tarif yang lebih rendah, yaitu 25 persen, sementara beberapa produk akan berada di bawah tingkat bea masuk tersebut. Pengumuman yang diharapkan, yang bisa terjadi paling cepat hari Kamis, merupakan respons terhadap penolakan besar-besaran dari perusahaan-perusahaan Amerika yang telah mengeluh kepada pemerintahan Trump bahwa tarif yang diberlakukan presiden secara luas terhadap produk-produk yang mengandung bahan baja dan aluminium mempersulit perhitungan cepat bea masuk yang sesuai untuk impor. Kesulitan ini, yang telah disampaikan para pembeli kepada Menteri Perdagangan Howard Lutnick, Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer, dan lainnya, mengancam penjualan dan keuntungan perusahaan, menurut sumber-sumber tersebut. Saham Century Aluminum dan Alcoa Corp. turun lebih dari 1,6 persen dalam perdagangan pasca-pasar AS, sementara produsen baja Commercial Metals anjlok 1,4 persen. Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan pada hari Rabu bahwa tarif 25 persen akan berlaku untuk produk derivatif. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar. Menurut sumber-sumber tersebut, pemerintah mengalihkan tarif dari isi produk ke nilai penuh produk impor. Semua barang dalam Bab 72 Jadwal Tarif Harmonisasi dan sebagian besar dalam Bab 73 akan tetap dikenakan bea masuk penuh 50 persen, dan akan dihitung berdasarkan nilai barang impor sebenarnya, kata sumber yang mengetahui hal tersebut. Sebagai contoh, pipa baja impor akan dikenakan bea masuk 50 persen, bukan hanya baja dalam pipa tersebut. Barang-barang tertentu dalam Bab 76 akan dikenakan bea masuk 50 persen. Produk-produk di bawah bab-bab lainnya yang mencakup baja dan aluminium akan dikenakan tarif 25 persen, menurut sumber tersebut. Salah satu sumber mengatakan bea masuk ini dapat berubah jika impor tidak menurun atau jika data impor menunjukkan situasi belum membaik. (end/Bloomberg)



Tanggal Category Headline Details
2026-04-02 09:06:47 BIS AS BERSIAP BERLAKUKAN TARIF BERTINGKAT IMPOR BAJA DAN ALUMINIUM 09132794 IQPlus, (2/4) - Pemerintahan Trump sedang bersiap untuk menguraikan sistem bertingkat untuk tarif luasnya pada produk baja dan aluminium da... Readmore
2026-04-02 08:48:23 BIS NAILUFAR TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM SAME 09131693 IQPlus, (2/4) - Nailufar selaku Direktur PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal... Readmore
2026-04-02 08:45:47 BIS HARGA MINYAK TURUN MENUNGGU PIDATO TRUMP 09131536 IQPlus, (2/4) - Harga minyak turun lebih dari $1 pada Kamis pagi karena pasar menunggu pidato kenegaraan oleh Presiden Donald Trump yang da... Readmore
2026-04-02 08:42:27 BIS LABA BERSIH IDEA INDONESIA AKADEMI (IDEA) TUMBUH DI SEPANJANG TAHUN 2025 09131318 IQPlus, (2/4) - Emiten pengelola jaringan hotel sekaligus penyedia jasa pelatihan vokasi bergaransi kerja, PT Idea Indonesia Akademi Tbk (I... Readmore
2026-04-02 08:36:26 BIS ATLANTA SUBSEA INDONESIA CATAT PENDAPATAN Rp82,14 MILIAR DI 2025 09130973 IQPlus, (2/4) - PT Atlanta Subsea Indonesia Tbk (ATLA) mencatat pendapatan turun menjadi Rp82,14 miliar hingga 31 Desember 2025 turun dari... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com