News

HARGA LNG DI BANGLADESH NAIK TAJAM USAI PASOKAN TERHENTI DARI QATAR

2026-03-06 09:28:44 | category : BIS | company id : COMD

06434113 IQPlus, (6/3) - Bangladesh akan membayar harga yang jauh lebih tinggi untuk gas alam cair (LNG) dari pasar spot setelah Qatar menangguhkan pengiriman di tengah meningkatnya konflik Iran-Israel, memaksa pihak berwenang untuk melakukan penjatahan gas dan menutup beberapa pabrik pupuk. Perusahaan minyak milik negara Petrobangla telah mengatur dua kargo LNG spot untuk bulan Maret untuk menjaga pasokan tetap mengalir, kata para pejabat. Satu pengiriman dari Gunvor akan berharga $28,28 per juta British thermal units (mmBtu) dan diperkirakan akan tiba pada 15-16 Maret, sementara pengiriman lain dari Vitol, dengan harga $23,08 per mmBtu, dijadwalkan tiba pada 18-19 Maret, kata seorang pejabat senior Petrobangla.Harga telah melonjak tajam dari pembelian awal tahun ini. Pada bulan Januari, Bangladesh mengamankan kargo spot dengan harga sekitar $10 per mmBtu, termasuk pengiriman 3,36 juta mmBtu dari TotalEnergies untuk pengiriman tanggal 4-5 Januari dengan harga $10,37 per mmBtu, dan pengiriman lainnya dari Posco International untuk pengiriman tanggal 9-10 Januari dengan harga $9,99 per mmBtu. Seorang pejabat Petrobangla lainnya mengatakan pemerintah tidak punya pilihan selain beralih ke pasar spot setelah QatarEnergy menghentikan pengiriman kontrak jangka panjangnya dan menggunakan klausul force majeure karena gangguan yang terkait dengan konflik Iran-Israel. "Dengan terganggunya pasokan berdasarkan kontrak jangka panjang, kami harus mengatur kargo dari pasar spot meskipun harganya tinggi," kata pejabat tersebut. Kedua pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media. Krisis pasokan telah mendorong pemerintah untuk memulai penjatahan gas, termasuk menutup empat pabrik pupuk untuk memprioritaskan pembangkit listrik dan sektor-sektor penting lainnya. baca selengkapnya Para pejabat memperingatkan bahwa jika gangguan ini berlanjut, Bangladesh mungkin harus lebih bergantung pada pasar LNG spot yang fluktuatif, yang selanjutnya akan menambah beban tagihan impor energinya. (end/Reuters)



Tanggal Category Headline Details
2026-03-06 09:28:44 BIS HARGA LNG DI BANGLADESH NAIK TAJAM USAI PASOKAN TERHENTI DARI QATAR 06434113 IQPlus, (6/3) - Bangladesh akan membayar harga yang jauh lebih tinggi untuk gas alam cair (LNG) dari pasar spot setelah Qatar menangguhkan... Readmore
2026-03-06 14:43:16 BIS PT TIMAH GELAR SANTUNAN ANAK YATIM PIATU DI BANGKA BARAT 06452837 IQPlus, (6/3) - Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan PT TIMAH (Persero) Tbk untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat de... Readmore
2026-03-06 08:46:36 BIS SFAN BERENCANA RESTRUKTURISASI ANAK USAHA 06431576 IQPlus, (6/3) - PT Surya Fajar Capital Tbk. (SFAN) berencana melakukan restrukturisasi di anak usahanya. Marianto Corporate Secretary SFAN... Readmore
2026-03-06 08:58:45 BIS TAKESHI KURIOKA RESMI JADI DIRUT VRNA 06432314 IQPlus, (6/3) - PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA) menyampaikan bahwa Takeshi Kurioka selaku Direktur utama telah memperoleh Izin Tin... Readmore
2026-03-06 09:04:32 BIS MORA SAMPAIKAN PERUBAHAN PENGURUS DI ENTITAS ANAK 06432660 IQPlus, (6/3) - PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menyampaikan perubahan susunan direksi pada entitas anak perseroan yang berkeduduka... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com