2026-02-12 07:58:09 | category : BIS | company id : ICOM
04228465 IQPlus, (12/2) - Grab mengumumkan tahun pertamanya yang mencatatkan keuntungan dengan pendapatan FY2025 sebesar US$268 juta pada hari Kamis (12 Februari), berbalik dari kerugian sebesar US$105 juta pada FY2024. Pendapatan sebesar US$171 juta untuk Q4 FY2025 lebih dari enam kali lipat dari US$27 juta pada tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh laba operasi dan pendapatan keuangan bersih yang lebih tinggi. Pendapatan untuk periode tersebut tumbuh sekitar 19 persen menjadi US$906 juta pada Q4 FY2025 dari US$764 juta. Semua segmen bisnis kecuali layanan keuangan mencatatkan laba yang disesuaikan segmen positif sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA). Pengiriman dan mobilitas mengalami peningkatan margin EBITDA masing-masing menjadi 2,2 persen dan 8,6 persen. Pendapatan jasa keuangan tumbuh sekitar 34 persen secara tahunan menjadi US$99 juta pada kuartal keempat dari US$74 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pinjaman tumbuh sekitar 120 persen menjadi US$1,2 miliar dari US$536 juta. Total pinjaman yang dicairkan meningkat 53 persen menjadi US$979 juta pada kuartal tersebut. Simpanan nasabah di GXS Singapura dan GXBank Malaysia meningkat menjadi US$1,6 miliar pada akhir kuartal keempat dari US$1,2 miliar sebelumnya. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan, dengan pengguna Grab menyumbang sebagian besar penabung. Laba pada kuartal tersebut mendorong sebagian besar laba tahunan. Pendapatan untuk tahun fiskal 2025 tumbuh sekitar 20 persen menjadi US$3,4 miliar dari US$2,8 miliar pada tahun fiskal 2024. Laba untuk tahun fiskal 2025 didorong oleh peningkatan EBITDA yang disesuaikan, peningkatan pendapatan keuangan bersih, dan penurunan biaya kompensasi berbasis saham. "Kami mengakhiri tahun 2025 dengan kuartal keempat yang mencetak rekor, menghasilkan laba bersih penuh pertama kami dan melampaui 50 juta pengguna yang bertransaksi setiap bulan," kata Anthony Tan, kepala eksekutif grup dan salah satu pendiri Grab. Grab memperkirakan pendapatan tahun fiskal 2026 akan berada antara US$4,04 miliar dan US$4,1 miliar dengan tingkat pertumbuhan 20 hingga 22 persen dari tahun ke tahun. (end/bussinesstimes.com)
| Tanggal | Category | Headline | Details |
|---|---|---|---|
| 2026-02-12 07:58:09 | BIS | GRAB CATAT KEUNTUNGAN TAHUN PERTAMANYA DI 2025 SEBESAR US$268 JUTA | 04228465 IQPlus, (12/2) - Grab mengumumkan tahun pertamanya yang mencatatkan keuntungan dengan pendapatan FY2025 sebesar US$268 juta pada hari Kamis... Readmore |
| 2026-02-12 07:51:09 | BIS | LABA SINGTEL NAIK 43,5 PERSEN MENJADI S$1,9 MILIAR | 04228258 IQPlus, (12/2) - Singtel membukukan lonjakan laba bersih sebesar 43,5 persen menjadi S$1,9 miliar untuk kuartal ketiga yang berakhir pada 3... Readmore |
| 2026-02-12 07:33:12 | BIS | PENDAPATAN PELAYARAN EKALYA PURNAMASARI Rp1,01 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2025 | 04227176 IQPlus, (12/2) - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) meraih pendapatan Rp1,01 triliun hingga periode 31 Desember 2025 turun... Readmore |
| 2026-02-12 07:37:40 | BIS | INDEKS NIKKEI 225 CAPAI 58.000 UNTUK PERTAMA KALI | 04227448 IQPlus, (12/2) - Indeks Nikkei 225 Jepang pada hari Kamis mencapai 58.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, memperpanjang reli pasca-pem... Readmore |
| 2026-02-12 07:44:35 | BIS | UNVR RAIH PENJUALAN Rp31,94 TRILIUN HINGGA 31 DESEMBER 2025 | 04227863 IQPlus, (12/2) - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat penjualan bersih Rp31,94 triliun hingga periode 31 Desember 2025 naik dari penju... Readmore |