News

GAGAL BAYAR BUNGA OBLIGASI, PERDAGANGAN EFEK WIKA DIHENTIKAN SEMENTARA

2026-02-18 14:05:11 | category : BIS | company id : WIKA

04850660 IQPlus, (18/2) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di seluruh pasar. Langkah ini diambil merespons aksi korporasi perseroan yang menunda pembayaran kewajiban keuangan kepada pemegang instrumen utangnya. Berdasarkan surat pengumuman No.: Peng-SPT-00003/BEI.PP2/02-2026 yang dirilis pada 18 Februari 2026, suspensi ini didasari oleh ketidaksanggupan perseroan dalam memenuhi pembayaran bunga ke-16 untuk sejumlah seri obligasi dan pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang jatuh tempo pada tanggal tersebut. Adapun rincian instrumen yang terdampak penundaan pembayaran meliputi: -Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2022: Seri A (WIKA02ACN2), Seri B (WIKA02BCN2), dan Seri C (WIKA02CCN2). -Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2022: Seri B (SMWIKA02BCN2) dan Seri C (SMWIKA02CCN2). Pihak Bursa menyatakan bahwa penundaan pembayaran ini merupakan indikasi adanya permasalahan signifikan pada kelangsungan usaha (going concern) emiten konstruksi pelat merah tersebut. Sebelumnya, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui surat tertanggal 13 Februari 2026 juga telah mengonfirmasi terkait penundaan tersebut. "Bursa memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara perdagangan efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk hingga pengumuman lebih lanjut," tulis Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI. Saat ini, saham WIKA tercatat berada di Papan Pemantauan Khusus. Otoritas bursa meminta kepada seluruh pihak terkait dan investor untuk terus memantau keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen perseroan guna mendapatkan perkembangan terkini terkait restrukturisasi atau penyelesaian kewajiban keuangan perusahaan. (end)



Tanggal Category Headline Details
2026-02-18 14:05:11 BIS GAGAL BAYAR BUNGA OBLIGASI, PERDAGANGAN EFEK WIKA DIHENTIKAN SEMENTARA 04850660 IQPlus, (18/2) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Wijaya... Readmore
2026-02-18 14:02:57 BIS PERTAMINA : SUMUR LIBO PHR HASILKAN 1.274 BAREL PER HARI 04850471 IQPlus, (18/2) - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan capaian luar biasa setelah berhasil melakukan uji produksi pertama dar... Readmore
2026-02-18 13:58:30 BIS PURBAYA SETUJUI TAMBAHAN TKD WILAYAH TERDAMPAK BENCANA 04850294 IQPlus, (18/2) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui tambahan alokasi dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp10,65 triliun b... Readmore
2026-02-18 13:50:39 BIS PRESIDEN ECB BERNIAT MUNDUR SEBELUM MASA JABATAN MACRON BERAKHIR 04849826 IQPlus, (18/2) - Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde berencana untuk meninggalkan jabatannya sebelum pemilihan presiden Prancis t... Readmore
2026-02-18 13:56:09 BIS PERKUAT TRANSFORMASI DIGITAL, NASABAH BSI NAIK 2 JUTA SETAHUN 04850008 IQPlus, (18/2) - Kinerja tumbuh signifikan ditunjukan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Dan p... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com