Pada perdagangan Rabu 1 April 2026, IHSG ditutup pada level 7.184,44 menguat +1,93%. Transaksi IHSG sebesar Rp16,47 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp162 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham Indonesia pada 1 April 2026 ditutup menguat signifikan hingga penutupan. Pergerakan IHSG didorong oleh rebound teknikal serta euforia pasar terhadap potensi bottoming pasar dan saham bluechips. Dari sisi global, sentimen mulai membaik seiring meredanya eskalasi konflik Amerika Serikat–Iran setelah Presiden Trump mengumumkan akan mengakhiri perang segera, meskipun pasar masih berhati-hati terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Sementara dari domestik, penguatan ditopang oleh stabilnya nilai tukar rupiah serta ekspektasi kebijakan pemerintah dalam menjaga defisit fiskal, yang memberikan kepercayaan bagi investor untuk kembali melakukan akumulasi terbatas di pasar saham. Pada perdagangan Kamis 2 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.120 – 7.310. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti BBYB, OASA, dan DOOH.