Pada perdagangan Selasa 3 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.939,77 melemah -0,96%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,88 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp1,17 Triliun di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka menguat tajam tetapi dilanjutkan pelemahan hingga ditutup dengan koreksi signifikan. Euforia pasar terhadap emiten komoditas dan energi di pagi hari menjadi pendorong IHSG dibuka menguat. Aksi taking profit dari pelaku pasar untuk realisasi keuntungan di sektor komoditas menjadi pemberat IHSG sampai akhir sesi pasar. Bursa Efek Indonesia telah merilis data kepemilikan 1% dari seluruh emiten, hal ini dapat berakibat koreksi tajam pada emiten konglomerasi yang dalam indeks MSCI disebabkan investor asing dan domestik akan menghindari emiten dengan data free float yang cenderung tidak likuid. Pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.760 – 8.022. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti ERAA, TBIG, dan KIJA.