Pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.577,06 melemah -4,57%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,72 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp214 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka melemah hingga ditutup koreksi tajam mencapai titik terendah -5%. Sektor pertambangan komoditas mineral, bank, hingga emiten konglomerasi terkoreksi tajam menjadi pemberat utama IHSG. Rilisnya transparansi data kepemilikan 1% oleh Bursa Efek Indonesia menjadi salah satu pemicu koreksi tajam disebabkan kekhawatiran investor akan terjadi outflow jika beberapa emiten konglomerasi dalam indeks MSCI akan dikeluarkan. Rebalancing indeks MSCI dapat memicu perubahan posisi investor asing ke emiten dengan fundamental lebih kuat hingga ke outflow ke negara yang lebih potensial. Rilis laporan Fitch Rating yang merubah outlook Indonesia ke negatif menjadi sentimen tambahan IHSG koreksi jauh lebih dalam. Pada perdagangan Kamis 5 Maret 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.250 – 7.720. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti BKSL, KKGI, dan PBSA.