Daily Research 6 Mei 2026

Pada perdagangan Selasa 5 Mei 2026, IHSG ditutup pada level 7.057,11 menguat +1,22%. Transaksi IHSG sebesar Rp23,87 Triliun serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp317 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham bergerak menguat dipicu oleh rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal I 2026 yang tumbuh solid sebesar 5,61% (yoy) di atas ekspektasi pasar, meskipun dibayangi sentimen global negatif dari pelemahan Wall Street akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. IHSG diprediksi berpotensi melanjutkan reli menuju level resistance berikutnya di kisaran 7.100 seiring dengan kembalinya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi domestik. Sentimen global yang akan menjadi perhatian utama adalah respons pasar terhadap laporan pencegatan rudal di Uni Emirat Arab serta dampaknya pada volatilitas harga energi dan aliran modal asing ke pasar negara berkembang. Sementara itu, berita domestik yang akan sangat memengaruhi pasar adalah kelanjutan aksi beli bersih investor asing pada saham-saham perbankan besar pasca rilis PDB serta respons emiten terhadap pembatasan tarif jasa aplikator transportasi daring yang tertuang dalam Perpres terbaru. Wacana bea keluar pada komoditas ekspor serta windfall tax memberikan sentimen negatif pada emiten komoditas. Pada perdagangan Rabu 6 Mei 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 6.850 – 7.230. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti RAJA, BBNI, dan WMUU.


Lastest Post