Daily Research 7 April 2026

Pada perdagangan Senin 6 April 2026, IHSG ditutup pada level 6.989,43 melemah -0,53%. Transaksi IHSG sebesar Rp15,24 Triliun serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp611 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham Indonesia ditutup melemah dan fluktuatif tetapi terbatas sepanjang perdagangan seiring tekanan jual pada saham BREN dan DSSA setelah rilis daftar saham terkonsetrasi tinggi yang berpotensi mengeluarkan BREN dan DSSA dari indeks MSCI. Sentimen gencatan senjata selama 45 Hari dari Amerika Serikat dapat memberikan angin segar terhadap pasar saham untuk bullish jangka pendek hingga menengah. Variabel perkembangan harga minyak serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve menjadi pantauan pelaku pasar untuk menentukan risk-on dalam porsi besar atau sebaliknya. Dari domestik, perhatian tertuju pada ketahanan fiskal Indonesia terhadap kenaikan harga energi, pergerakan rupiah, serta potensi aliran dana asing, yang akan menjadi faktor kunci arah IHSG dalam jangka pendek. Pada perdagangan Selasa 7 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 6.920 – 7.210. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti PNLF, RATU, dan COIN.


Lastest Post