Daily Research 22 April 2026

Pada perdagangan Selasa 21 April 2026, IHSG ditutup pada level 7.559 melemah -0,46%. Transaksi IHSG sebesar Rp18,01 Triliun serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp243 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham ditutup melemah. Pergerakan ini dipicu oleh keputusan MSCI yang kembali membekukan rebalancing indeks untuk bursa saham Indonesia serta pengumuman penghapusan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration), yang berbanding terbalik dengan mayoritas bursa Asia yang justru menguat. IHSG diprediksi masih rawan bergerak terkoreksi untuk menguji area gap di rentang 7.500-7.527 seiring dengan tekanan teknikal yang masih membayangi indeks. Sentimen global yang akan menjadi fokus utama adalah ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat dan Iran pasca penolakan negosiasi yang telah mendorong harga minyak mentah Brent naik ke level US$95 per barel. Sementara itu, dari sisi domestik, pasar akan sangat mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait stabilisasi nilai tukar Rupiah. Pada perdagangan Rabu 22 April 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.460 – 7.620. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti PTBA, BJBR, dan PART.


Lastest Post