Pada perdagangan Rabu 25 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.302,12 menguat +2,75%. Transaksi IHSG sebesar Rp25,92 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp55 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka melemah pasca libur panjang dan dilanjutkan penguatan yang signifikan hingga penutupan. Mayoritas saham dan sektor (terutama energi, pertambangan, dan consumer) bergerak naik kuat. Penguatan ini didorong oleh sentimen global berupa meredanya tensi geopolitik Timur Tengah (indikasi jalur diplomasi AS–Iran) yang memicu risk-on di pasar global serta penguatan bursa Asia. Tambahan faktor domestik berupa rebound teknikal dan akumulasi pada saham blue chips setelah koreksi sebelumnya. Secara keseluruhan, kombinasi sentimen global yang membaik serta kembalinya likuiditas investor setelah libur panjang menjadi faktor utama IHSG bergerak menguat tajam pada hari tersebut. Pada perdagangan Kamis 26 Maret 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.055 – 7.500. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti INCO, INET dan VKTR.