Daily Research 2 Juli 2026

Pada perdagangan Rabu 1 Juli 2026, IHSG ditutup pada level 5.695,12 menguat +0,92%. Transaksi IHSG sebesar Rp10,28 Triliun serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp548 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham domestik berhasil bangkit dari tekanan kapitulasi berkat momentum alokasi modal baru awal semester (new semester fund inflow). Para manajer investasi memanfaatkan kejatuhan ekstrem hari sebelumnya untuk melakukan aksi berburu saham murah (bargain hunting) pada saham-saham blue chip yang valuasinya sudah terdiskon dalam. Pemulihan indeks diperkuat oleh rilis data inflasi Juni oleh BPS yang terbukti tetap terkendali di bawah ekspektasi pasar, serta sikap tenang investor dalam merespons perlambatan PMI Manufaktur karena dinilai telah diantisipasi sepenuhnya (fully priced-in). Secara global, melandainya DXY memberikan ruang bagi bursa saham regional Asia untuk melaju di zona hijau dan membantu aksi intervensi lanjutan Bank Indonesia dalam menstabilkan volatilitas valas. Menjelang perdagangan hari Kamis, fokus pasar akan tertuju pada konsistensi aliran dana asing (foreign flow) serta kemampuan Rupiah untuk bertahan di area stabil demi memicu kembalinya gairah transaksi pada saham-saham lapis kedua (second liners). Pada perdagangan Kamis 2 Juli 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 5.530 – 5.780. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti PTBA, ANTM, dan FILM.


Lastest Post